SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Pemerintah Pendidikan

Diduga Tak Sesuai Ketentuan, Menu Program MBG di SDN 2 Tamansari Tuai Sorotan

menu mbg di sdn 2 tamansari
Potret menu MBG yang disajikan di SDN 2 Tamansari pada Rabu, 8 Oktober 2025. (Foto: Ist)

LEBAK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah dasar kembali menuai perhatian publik. Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tamansari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, menu MBG yang disajikan kepada siswa diduga tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah yang menetapkan nilai Rp10.000 per porsi.

Dari hasil penelusuran di lapangan, pada Rabu, 8 Oktober 2025, porsi makanan yang disajikan kepada siswa terdiri dari kentang, toge, pisang, telur, serta potongan daging ayam yang masih terlihat sisa-sisa bulu.

Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah wali murid, yang menilai kualitas dan kelayakan menu MBG tidak sebanding dengan nilai anggaran yang telah ditetapkan.

Menanggapi hal ini, Ketua GRIB JAYA PAC Banjarsari, Tanu Wijaya, menyatakan pihaknya telah menemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap standar operasional pelaksanaan Program MBG di wilayahnya.

“Kami sangat menyayangkan jika benar menu MBG tidak sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan pemerintah, kami akan segera melakukan investigasi dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan kualitas menu MBG sesuai dengan standar gizi yang seharusnya,” ujar Tanu kepada awak media, Kamis (8/10/2025).

Catat Tanggalnya! Puskesmas Cipanas Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Desa Talagahiang

Tanu menegaskan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Banjarsari. Ia menilai, pengawasan ketat diperlukan agar pelaksanaan program prioritas nasional ini benar-benar berdampak positif bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak sekolah dasar.

“Kami tidak akan ragu melaporkan ke pihak berwenang apabila ditemukan menu MBG yang tidak sesuai ketentuan. Program ini merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi,” tegasnya.

Lebih lanjut Tanu mengungkapkan, Dugaan ketidaksesuaian menu MBG ini mencuat setelah ditemukan beberapa sekolah yang menyajikan menu serupa dengan komposisi gizi yang dinilai tidak memenuhi standar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, menu tersebut disuplai dari dapur umum MBG TJ Abadi Kerta yang berlokasi di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak dapur umum MBG TJ Abadi Kerta.

Program Ketahanan Pangan Rp195,6 Juta di Desa Neglasari Dikelola KDMP, Kades Paparkan Dasar Perencanaan hingga Realisasi

Reporter : Odih

× Advertisement
× Advertisement