SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Inspirasi Sosial

Video Oknum PNS Dishub Tanggamus Bernyanyi dan Bersaweran Saat Jam Kerja Viral, LPAKN PROJAMIN Minta Bupati Bertindak Tegas

asn nyawer jam kerja.png

Tanggamus – Sebuah video yang menampilkan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanggamus bernyanyi dan menerima saweran pada saat jam kerja mendadak viral di media sosial. Cuplikan tersebut diunggah oleh akun Facebook Winda Apriani dan langsung memicu kritik keras dari masyarakat.

Dalam video itu terlihat seorang wanita berseragam Dishub tengah bernyanyi di dalam kantor. Seorang pria tampak menaburkan uang pecahan seratus ribu rupiah sebagai bentuk saweran. Aksi tersebut menimbulkan kekecewaan publik karena dilakukan di lingkungan kantor pemerintah, tempat yang seharusnya digunakan untuk pelayanan masyarakat.

Mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 21 Tahun 2023, jam kerja instansi pemerintah ditetapkan sebanyak 37,5 jam per minggu di luar waktu istirahat. Aturan tersebut menegaskan bahwa PNS wajib menjalankan tugas secara profesional dan dilarang melakukan aktivitas yang tidak berkaitan dengan pekerjaan selama jam kerja.

Dishub Tanggamus sendiri memiliki peran penting dalam pengelolaan urusan perhubungan di daerah. Karena itu, tindakan oknum PNS dalam video tersebut dianggap mencederai profesionalitas dan mencoreng citra institusi.

Ketua Lembaga Pemantau Aset dan Keuangan Negara Republik Indonesia Profesional Jaringan Mitra Negara (LPAKN RI PROJAMIN) DPK Tanggamus, Helmi, turut memberikan tanggapan. Ia menyayangkan insiden tersebut, terlebih dilakukan oleh pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.

PEMERINTAH TETAPKAN LEBARAN 2026 JATUH 21 MARET, TERJADI PERBEDAAN PENETAPAN

“Meski nanti mereka beralibi hanya hiburan atau dilakukan di luar jam kerja, seharusnya hal seperti itu tidak perlu dipublikasikan di media sosial,” tegas Helmi.

Ia juga meminta Bupati Tanggamus untuk bersikap tegas terhadap oknum ASN yang diduga tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Jika memang ada unsur kesengajaan dalam video tersebut, kami berharap Bupati Tanggamus mengambil tindakan tegas guna menjaga disiplin ASN di lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya.

Meski begitu, Helmi berharap insiden ini tidak menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Dishub Tanggamus yang selama ini dikenal memiliki kinerja baik dalam urusan perhubungan daerah.

Ia menegaskan pentingnya respons cepat dari pimpinan daerah agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjadi pembelajaran bagi seluruh ASN. Helmi juga memohon agar pihak terkait menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Tanggamus.

Orang yang Menguasai Informasi Lebih Mudah Mengendalikan Keputusan Kelompok

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan. Media ini masih berusaha melakukan konfirmasi dan akan memperbarui informasi setelah mendapatkan tanggapan resmi.

× Advertisement
× Advertisement