SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Infografis Inspirasi Internasional Sosial

Delapan Tahun IMO-Indonesia: Memperkuat Literasi Nasional, Menembus Kancah Global

8 th imo indonesia

Jakarta – Delapan tahun perjalanan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia menjadi momentum berharga untuk merefleksikan kembali kiprah dan kontribusi organisasi badan usaha pers ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif.

Sebagai organisasi yang tumbuh dari bawah, perjalanan IMO-Indonesia bukanlah hal mudah. Jatuh-bangun, naik-turun, hingga bertahan di tengah derasnya arus digitalisasi, telah menjadi bagian dari proses panjang organisasi ini untuk tetap eksis dan relevan di tengah dinamika dunia pers nasional.

Dari Akar Lokal Menuju Jaringan Nasional

Saat awal berdiri, IMO-Indonesia hadir sebagai salah satu organisasi pionir badan usaha pers online di Tanah Air. Kala itu, asosiasi media umumnya baru mewadahi pewartanya, belum menyentuh aspek kelembagaan badan usaha pers secara komprehensif.

Berbekal semangat kemandirian dan visi besar memperkuat ekosistem media digital, IMO-Indonesia memulai langkah dengan jumlah anggota yang sangat terbatas. Namun berkat konsistensi dan inovasi, seperti penerapan e-certificate terintegrasi yang memetakan sebaran media anggota di seluruh Indonesia, keanggotaan IMO-Indonesia terus tumbuh hingga kini mencapai ratusan media di berbagai provinsi.

PEMERINTAH TETAPKAN LEBARAN 2026 JATUH 21 MARET, TERJADI PERBEDAAN PENETAPAN

Ketua Umum IMO-Indonesia Yakub F. Ismail menyatakan bahwa komitmen utama organisasi bukan hanya memperjuangkan eksistensi media anggota, tetapi juga mengokohkan peran strategis pers dalam mendorong pemberitaan nasional yang kredibel dan edukatif.

“Delapan tahun ini menjadi bukti bahwa IMO bukan sekadar organisasi, tetapi wadah perjuangan bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pemberitaan yang jujur, mencerahkan, dan berimbang,” ujar Yakub.

Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan

IMO-Indonesia sejak awal berdiri menafasi semangat yang senafas dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam membangun generasi emas 2045.

Salah satu fokus utama IMO adalah peningkatan literasi digital dan kebangsaan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda yang hidup di era informasi serba cepat.

Orang yang Menguasai Informasi Lebih Mudah Mengendalikan Keputusan Kelompok

IMO memandang bahwa media bukan hanya sarana penyebar informasi, melainkan juga agen edukasi dan pembentuk opini publik. Karena itu, organisasi ini terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia, menjaga integritas jurnalistik, dan memastikan penerapan kode etik media di setiap lini.

Selain melakukan pembinaan dan pelatihan, IMO juga aktif dalam advokasi kebijakan publik yang berpihak pada badan usaha pers di pusat maupun daerah.

Persiapan ‘Take Off’ Go International

Memasuki usia delapan tahun, IMO-Indonesia kini menatap babak baru: “Go International.”

Langkah ini menjadi manifestasi dari strategi besar yang telah disiapkan sejak lama, untuk menempatkan media nasional Indonesia dalam arus globalisasi informasi dan komunikasi dunia.

Fungsi Kritik dalam Check and Balance Demokrasi

IMO-Indonesia tengah merancang tiga tahapan strategis untuk ekspansi global:

1. Menempatkan perwakilan media nasional di luar negeri sebagai koresponden, kontributor, atau mitra strategis di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Eropa.

2. Membangun media anggota berbasis komunitas diaspora Indonesia dan mitra internasional yang memiliki semangat kolaboratif

3. Membangun jaringan pemberitaan lintas global melalui kerja sama dengan media asing, agar terjadi pertukaran informasi dan pengetahuan antarnegara.

“Kehadiran media nasional di kancah global adalah bagian dari diplomasi publik Indonesia. IMO siap menjadi bagian dari strategi memperkuat citra positif bangsa di mata dunia,” tegas Yakub F. Ismail.

Sinergi dan Dukungan Nasional

Upaya besar ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dewan Pers, serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), di mana IMO-Indonesia kini tercatat sebagai Anggota Luar Biasa (ALB).

Selain memperluas jejaring kerja sama, IMO juga berkomitmen memperkuat ekosistem media lokal agar tetap relevan dan berdaya saing, di tengah dominasi media besar dengan sumber daya kapital kuat.

Menatap Masa Depan

Dengan sebaran anggota yang mencapai ratusan media di seluruh Indonesia, IMO-Indonesia menegaskan tekad untuk terus berkontribusi bagi bangsa — dari ruang redaksi kecil di daerah hingga ke panggung global.

“Delapan tahun hanyalah awal. Kami akan terus melangkah membawa semangat Indonesia yang cerdas, mandiri, dan berdaya,” tutup Ketua Umum IMO-Indonesia.

× Advertisement
× Advertisement