Lampung – Dari jadwal makan hingga cara mengunyah, ini kebiasaan makan yang disarankan para ahli.
Pola makan yang buruk menjadi salah satu pemicu utama berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas. Untuk itu, para ahli gizi menekankan pentingnya memahami cara makan yang baik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Menurut dr. Rina Hartanti, Sp.GK, spesialis gizi klinik, makan yang baik bukan hanya soal apa yang dimakan, tetapi juga bagaimana cara makannya.
“Banyak orang berpikir sehat itu hanya soal memilih makanan bergizi. Padahal, waktu makan, cara mengunyah, hingga posisi tubuh saat makan juga sangat berpengaruh,” ujar dr. Rina saat ditemui di sela kegiatan penyuluhan kesehatan di Kecamatan Gedong Tataan, Senin (9/6).
5 Cara Makan yang Baik Menurut Ahli
Berikut lima poin penting dalam cara makan yang baik menurut para ahli gizi:
1. Makan secara teratur Tubuh membutuhkan energi yang stabil. Melewatkan waktu makan bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan memicu makan berlebihan di waktu berikutnya.
2. Perhatikan porsi makan Gunakan prinsip isi piringku: setengah piring diisi sayuran dan buah, seperempat untuk protein, dan seperempat untuk karbohidrat.
3. Kunyah makanan dengan perlahan Mengunyah dengan baik membantu sistem pencernaan bekerja lebih efisien dan memberi waktu bagi otak untuk merasakan kenyang, sehingga mencegah makan berlebihan.
4. Hindari makan sambil melakukan aktivitas lain Makan sambil menonton TV atau menggunakan ponsel membuat kita tidak sadar dengan jumlah makanan yang dikonsumsi.
5. Minum air putih yang cukup Banyak orang mengira haus sebagai rasa lapar. Minum air putih sebelum makan dapat membantu mengontrol nafsu makan.
Peran Keluarga dan Lingkungan
Selain edukasi, dr. Rina menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk kebiasaan makan yang baik sejak dini.
“Kebiasaan makan anak-anak dibentuk dari rumah. Jika keluarga terbiasa makan bersama dan menghidangkan makanan sehat, anak pun akan tumbuh dengan pola makan yang benar,” jelasnya.
Pemerintah daerah setempat juga tengah menggencarkan kampanye “Makan Sehat, Hidup Kuat” yang menyasar sekolah dan rumah tangga.



