Pesawaran, 6 November 2025 — Dalam upaya meningkatkan kapasitas petani dan memperkuat ketahanan pangan desa, perlu manajemen Pemupukan Daun Efektif dengan Gandasil D & B.
Cara penggunaan pupuk daun secara tepat sesuai fase pertumbuhan tanaman, mulai dari fase vegetatif, generatif awal, pembesaran buah, hingga menjelang panen, perlu penerapan sistem pemupukan berimbang.
Tujuannya bukan sekadar memperbanyak hasil, tapi juga menekan biaya produksi dengan efisiensi pupuk dan peningkatan kualitas buah.
Cara praktis yang memuat racikan campuran pupuk Gandasil D & B, bahan tambahan organik seperti asam amino dan molase, serta cara membuat perekat alami menggunakan sabun cair netral.
Pendekatan ini mendorong petani agar tidak bergantung pada pupuk kimia berlebih, melainkan mengoptimalkan unsur hara daun dan tanah secara terpadu.
Menekankan pada kemandirian desa dalam pengelolaan usaha tani dan distribusi pupuk.
Setiap kelompok tani didorong membentuk unit usaha kecil untuk pengadaan bahan pertanian dan penyediaan jasa penyemprotan terpadu.
Dengan manajemen pemupukan yang baik, hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdorong.

