Jakarta, 23 Mei 2025 — Hasil riset terbaru dari sejumlah lembaga kesehatan menunjukkan bahwa tubuh manusia membutuhkan asupan vitamin yang seimbang untuk menjaga fungsi organ, meningkatkan sistem imun, serta mencegah penyakit kronis.
Para ahli gizi tekankan keseimbangan konsumsi vitamin demi pencegahan penyakit dan peningkatan imunitas.
Penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Gizi Nasional Indonesia (LGNI) selama enam bulan terakhir mengungkapkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia mengalami kekurangan asupan vitamin tertentu, khususnya vitamin D dan B12. Kekurangan ini dinilai dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh serta risiko gangguan metabolisme.
“Vitamin seperti A, B kompleks, C, D, E, dan K memiliki peran masing-masing yang vital. Misalnya, vitamin A penting untuk kesehatan mata, vitamin C untuk daya tahan tubuh, dan vitamin D untuk kekuatan tulang,” ujar dr. Santi Pramudita, ahli gizi dari LGNI.
Dalam riset tersebut, 68% responden diketahui tidak mengonsumsi sayuran dan buah secara cukup setiap hari. Selain itu, 47% tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang memadai, menyebabkan kadar vitamin D dalam darah berada di bawah standar.
Dokter Santi menambahkan bahwa selain dari makanan, suplemen vitamin juga dapat menjadi solusi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. “Namun, penggunaan suplemen harus tetap di bawah pengawasan medis karena kelebihan vitamin, terutama yang larut dalam lemak seperti A dan D, juga dapat membahayakan tubuh,” jelasnya.
Riset ini menekankan pentingnya edukasi masyarakat tentang pola makan sehat dan gizi seimbang. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga diminta untuk memperkuat program edukasi gizi sejak dini.
Dengan hasil riset ini, para ahli berharap masyarakat mulai menyadari pentingnya vitamin sebagai bagian dari gaya hidup sehat. “Kesehatan dimulai dari apa yang kita konsumsi setiap hari,” tutup dr. Santi.

