Di tengah persaingan bisnis yang makin ketat, kemampuan menjual menjadi kunci utama bagi pelaku usaha. Tak cukup hanya memiliki produk bagus, pelaku UMKM kini dituntut menguasai teknik penjualan modern agar mampu bersaing di pasar digital.
“Menjual itu bukan memaksa orang membeli, tapi membantu mereka menemukan solusi atas kebutuhannya,” ujar salah satu mentor, Dimas Prasetyo, konsultan pemasaran digital.
Teknik AIDA: Menarik Perhatian Hingga Tindakan
Dengan enggunakan pendekatan AIDA — Attention, Interest, Desire, Action.
Langkah ini menuntun pelaku usaha untuk:
1. Menarik perhatian (Attention) lewat tampilan produk dan cerita menarik di media sosial.
2. Membangun minat (Interest) dengan konten yang relevan dan emosional.
3. Menumbuhkan keinginan (Desire) melalui testimoni atau manfaat nyata.
4. Mendorong tindakan (Action) seperti promo terbatas atau ajakan pembelian langsung.
“Teknik ini sederhana tapi efektif. Kalau diterapkan dengan konsisten di media sosial, penjualan bisa naik signifikan,” jelas Dimas.
SPIN Selling: Menjual Lewat Pertanyaan
Selain AIDA, peserta juga diperkenalkan dengan metode SPIN Selling — Situation, Problem, Implication, Need-Payoff.
Metode ini mengajarkan bagaimana penjual harus banyak bertanya untuk memahami kondisi pelanggan sebelum menawarkan solusi.
Contohnya, penjual pupuk organik bisa memulai dengan menanyakan kondisi lahan petani, lalu menggali masalah kesuburan tanah, baru menawarkan produk sebagai solusi yang logis.
Teknik ini membuat pelanggan merasa dihargai dan lebih percaya.
Membangun Relasi dan Kepercayaan
Pelatihan juga menekankan pentingnya follow-up pelanggan. Menurut data dari beberapa marketplace, lebih dari 60% pembeli loyal muncul karena pelayanan purna jual yang baik.
“Menjual itu bukan soal sekali transaksi, tapi membangun hubungan jangka panjang,” ujar Dimas.
Dengan membuka wawasan baru. “Saya baru paham kalau menjual itu ternyata bisa pakai strategi psikologi dan storytelling. Sekarang saya lebih percaya diri promosi di media sosial,” kata Rini, pelaku usaha kripik pisang.
Dengan bekal teknik penjualan modern, para pelaku UMKM kini optimistis mampu memperluas pasar. Mereka bukan hanya menjual produk, tapi juga membangun kepercayaan dan nilai bagi konsumen.



