Pesawaran – 28 Oktober 2025. Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Pesawaran di Aula Pemkab Pesawaran, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira Dendi, S.E., M.M., Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Inspektur Kabupaten, Kadis Kominfotiksan, Kadis PMD, para Camat, serta seluruh Kepala Desa di Kabupaten Pesawaran.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nur Asikin dalam laporannya menjelaskan, rakor ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa, sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Fokus utamanya adalah menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani.
Rakor tersebut juga diisi dengan sejumlah pemaparan materi, di antaranya:
- Penyelesaian batas desa oleh Ilyas, S.Si., M.T. dari Badan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sumatera (Itera);
- Sosialisasi program Koperasi Desa Merah Putih oleh Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pesawaran;
- Penyampaian penyaluran BLT dan pemanfaatan Dana Desa oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali.
Dalam arahannya, Bupati Nanda Indira menegaskan pentingnya rakor sebagai wadah komunikasi dan koordinasi dalam menciptakan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
“Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pelaksanaan pemerintahan yang optimal, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan di desa melalui kerja sama lintas perangkat daerah,” ujar Bupati Nanda.
Bupati juga mengingatkan seluruh kepala desa untuk menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran desa.
“Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, kepala desa hendaknya terbuka kepada masyarakat dan BPD. Setiap akhir tahun anggaran, kepala desa wajib menyampaikan LKPJ kepada BPD agar arah pembangunan desa dapat diketahui secara jelas,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan kepatuhan pajak di tingkat desa. Ia mengingatkan agar seluruh desa tertib dalam pelaporan serta tepat waktu dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak, baik PPN maupun PPh.
Wabup juga menekankan percepatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.
“Pastikan BLT disalurkan tepat sasaran untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi desa,” tandas Antonius.
Rangkaian kegiatan Rakor diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, yang menjadi ajang bagi para kepala desa untuk menyampaikan permasalahan sekaligus memberikan masukan guna memperkuat arah pembangunan desa di Kabupaten Pesawaran.



