Pringsewu, 19 Agustus 2025 – Rumah Zakat Indonesia bersama BPBD Kabupaten Pringsewu dan Pemerintahan Pekon Yogyakarta Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pengembangan Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari di Balai Pekon Yogyakarta Selatan.
Acara dibuka oleh Kepala Pelaksana Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pringsewu, Ananto Pratikno, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.
Hadir sebagai pemateri, di antaranya:
Ananto Pratikno – BPBD Kabupaten Pringsewu
Bagas Dwi Satrio, S.Tr.T. – Manager dan Fasilitator DESTANA Nasional Rumah Zakat Indonesia
Indar Siswoyo, S.Pd., M.Ap. – Rumah Zakat Pusat
Rahman Hakim, S.Pd. – Manager Rumah Zakat Cabang Lampung
Turut hadir Camat Gadingrejo, Eko Purwanto, S.Si., Babinsa, Ketua BHP, Aparatur Pekon, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Fokus pada Kesiapsiagaan
Dalam sambutannya, Camat Gadingrejo menekankan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bentuk persiapan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.
“Bimtek ini penting, mengingat Pekon Yogyakarta Selatan pernah mengalami musibah angin puting beliung yang merobohkan pohon hingga menimpa rumah warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pekon Yogyakarta Selatan, Mursidi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami berterima kasih kepada Rumah Zakat dan BPBD. Peserta Bimtek melibatkan ketua RT/RW, Karang Taruna, RISMA, BHP, serta warga Pekon Yogyakarta Selatan,” ungkapnya.
Materi dan Tujuan
Dalam pemaparannya, Ananto Pratikno menjelaskan bahwa Bimtek DESTANA bertujuan membekali masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.
“Kegiatan ini sangat diperlukan agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat Pekon Yogyakarta Selatan dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana.(Syamsul/Rz)



