SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Desa Inspirasi

Rumah Zakat Bersama BPBD Pringsewu Gelar Bimtek Desa Tangguh Bencana di Pekon Yogyakarta Selatan

BPBD pringsewu

Pringsewu, 19 Agustus 2025 – Rumah Zakat Indonesia bersama BPBD Kabupaten Pringsewu dan Pemerintahan Pekon Yogyakarta Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pengembangan Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Kegiatan ini berlangsung selama empat hari di Balai Pekon Yogyakarta Selatan.

Acara dibuka oleh Kepala Pelaksana Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pringsewu, Ananto Pratikno, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.

Hadir sebagai pemateri, di antaranya:

Ananto Pratikno – BPBD Kabupaten Pringsewu

Bagas Dwi Satrio, S.Tr.T. – Manager dan Fasilitator DESTANA Nasional Rumah Zakat Indonesia

Semarak HUT Ke-81 RI, Pemdes Neglasari Gelar Turnamen Kerbau Cup hingga Zikir Akbar

Indar Siswoyo, S.Pd., M.Ap. – Rumah Zakat Pusat

Rahman Hakim, S.Pd. – Manager Rumah Zakat Cabang Lampung

Turut hadir Camat Gadingrejo, Eko Purwanto, S.Si., Babinsa, Ketua BHP, Aparatur Pekon, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Fokus pada Kesiapsiagaan

Dalam sambutannya, Camat Gadingrejo menekankan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bentuk persiapan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah tersebut.

KNO₃, Pupuk Kalium Nitrat yang Mampu Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas Tanaman Buah

“Bimtek ini penting, mengingat Pekon Yogyakarta Selatan pernah mengalami musibah angin puting beliung yang merobohkan pohon hingga menimpa rumah warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pekon Yogyakarta Selatan, Mursidi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami berterima kasih kepada Rumah Zakat dan BPBD. Peserta Bimtek melibatkan ketua RT/RW, Karang Taruna, RISMA, BHP, serta warga Pekon Yogyakarta Selatan,” ungkapnya.

Materi dan Tujuan

Dalam pemaparannya, Ananto Pratikno menjelaskan bahwa Bimtek DESTANA bertujuan membekali masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Koperasi Produsen Rakyat Bumi Pesawaran Resmi Ajukan Permohonan WIUP Prioritas, Dorong Pertambangan Rakyat yang Legal dan Berkelanjutan

“Kegiatan ini sangat diperlukan agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat Pekon Yogyakarta Selatan dalam membangun desa yang tangguh terhadap bencana.(Syamsul/Rz)

× Advertisement
× Advertisement