SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Business Desa Ekonomi

Pengembangan Usaha Ternak Kambing Dorong Ketersediaan Daging Terjangkau Bagi Pedagang Sate

ternak kambing

Lampung – Upaya memperkuat ketersediaan daging kambing dengan harga yang kompetitif terus dilakukan melalui pengembangan usaha ternak berbasis masyarakat. Inisiatif ini bertujuan menjamin pasokan daging kambing, khususnya bagi pedagang sate, yang selama ini kerap terkendala oleh fluktuasi harga dan keterbatasan suplai.

Pengembangan usaha difokuskan pada pemeliharaan kambing jenis Kacang dan Jawa Randu. Kedua jenis tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan pasar, karena memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, daya tahan tinggi terhadap penyakit, serta bobot ideal untuk konsumsi sate. Melalui sistem pemeliharaan sederhana, penggunaan kandang panggung, dan optimalisasi pakan hijauan lokal serta limbah pertanian, biaya produksi dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas.

“Program ini tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan musiman seperti qurban dan aqiqah, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan kambing bagi pedagang sate setiap saat. Dengan membangun pola kemitraan, kami berharap pedagang dapat memperoleh kambing dengan harga yang lebih stabil,” ujar pengelola usaha, Rabu (20/8/2025).

Selain menghasilkan kambing siap potong, usaha ini juga mengintegrasikan pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik. Dengan demikian, kegiatan beternak tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pertanian berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok daging kambing, menjaga stabilitas harga di tingkat pedagang, serta memberikan dampak positif bagi konsumen.

Catat Tanggalnya! Puskesmas Cipanas Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Desa Talagahiang

Apabila suplai terjaga, pedagang dapat menjual produk dengan harga yang wajar, sehingga masyarakat tetap dapat menikmati sate dengan harga terjangkau. Dampaknya dirasakan oleh semua pihak, baik peternak, pedagang, maupun konsumen.

Ke depan, pengembangan usaha ini akan diarahkan pada model kemitraan yang lebih luas dengan melibatkan kelompok masyarakat di tingkat desa. Dengan demikian, usaha ternak kambing dapat menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

× Advertisement
× Advertisement