Bandar Lampung – Ketua Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Provinsi Lampung Agung Sugenta menyampaikan keprihatinan mendalam atas tertangkap tangannya Bupati Lampung Tengah oleh aparat penegak hukum terkait dugaan pemotongan anggaran pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Menurut Ketua IMO Lampung, tindakan tersebut tidak hanya mencederai amanah publik, tetapi juga menghambat kebutuhan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat yang saat ini sangat mendesak untuk dipenuhi.
“Ini peristiwa yang sangat memprihatinkan. Di saat masyarakat membutuhkan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan penguatan ekonomi kerakyatan, justru anggaran dipotong untuk kepentingan yang tidak semestinya,” ujarnya.
IMO Lampung menilai kasus ini harus dijadikan momentum refleksi dan perubahan bagi seluruh kepala daerah di Provinsi Lampung maupun di seluruh Indonesia.
“Kasus ini harus menjadi acuan tegas agar kepala daerah tidak melakukan penyalahgunaan wewenang. Integritas dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan mutlak dijaga,” tegasnya.
IMO Lampung juga memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas langkah cepat dalam mengungkap dugaan praktik korupsi tersebut, sekaligus mendorong proses hukum yang profesional, transparan, dan tidak pandang bulu.
“Harapan kami, kasus ini menjadi titik balik bagi perbaikan tata kelola pemerintahan. Masyarakat menunggu hadirnya pemimpin yang amanah, bersih, dan bekerja sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Ketua IMO Lampung.



