Pesawaran – Sektor pertambangan dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara produktif, legal, dan berkelanjutan. Melalui peningkatan produksi dan pengolahan hasil tambang, sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pengelolaan pertambangan yang tertata, khususnya pertambangan rakyat, dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Dengan adanya izin resmi dan penerapan teknologi yang tepat, aktivitas tambang tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi juga memberi nilai tambah melalui proses pengolahan di tingkat daerah.
Selain meningkatkan produksi, penguatan kelembagaan seperti koperasi pertambangan juga menjadi kunci. Koperasi berperan dalam mengatur tata kelola produksi, pembiayaan, hingga pemasaran hasil tambang, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
Dampak positif dari sektor pertambangan yang dikelola dengan baik tidak hanya dirasakan oleh penambang, tetapi juga sektor pendukung lainnya, seperti transportasi, jasa, dan UMKM lokal. Hal ini menciptakan efek berganda yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan berperan aktif dalam memberikan pendampingan, kepastian hukum, serta pengawasan agar kegiatan pertambangan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Penerapan praktik pertambangan yang baik menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, sektor pertambangan diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.



