Jakarta – Bertani kini tak harus memiliki lahan luas. Dengan sistem hidroponik, masyarakat dapat menanam berbagai jenis sayuran di halaman rumah mereka. Metode ini kian populer karena mudah, hemat air, dan cocok untuk lingkungan perkotaan maupun pedesaan.
Sistem hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa tanah, melainkan menggunakan air bernutrisi sebagai media tumbuh. Jenis tanaman yang paling cocok untuk sistem ini antara lain kangkung, selada, bayam, pakcoy, hingga cabai rawit.
Nurhayati (35), seorang warga Desa, telah memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam sayuran hidroponik sejak awal tahun ini.
“Awalnya coba-coba karena penasaran, sekarang malah jadi hobi sekaligus sumber sayur harian,” ujarnya.
Menurutnya, modal awal tidak terlalu besar, cukup dengan botol bekas, pipa paralon, dan larutan nutrisi khusus. Dalam waktu dua hingga empat minggu, sayuran sudah bisa dipanen.
Dinas Pertanian juga menggalakkan metode ini melalui pelatihan masyarakat. “Kami mendorong warga memanfaatkan lahan sempit agar lebih produktif dan sehat. Hidroponik sangat cocok untuk itu,” ujar Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, M. Yusuf.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat dan keterbatasan lahan, hidroponik diyakini menjadi solusi pertanian modern yang ramah lingkungan serta menjanjikan, bahkan bisa menjadi peluang usaha rumahan.

