OKU SELATAN – Warga Desa Sinar Mulyo, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di sebuah rumah kosong yang berada di sekitar area persawahan, pada Senin (15/12/2025) pagi.
Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB dalam kondisi telentang, tubuh membengkak, dan mengeluarkan bau busuk, diduga akibat telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Sumarno (56), seorang petani setempat yang juga pemilik rumah kosong tersebut. Saat hendak menuju sawah, Sumarno melihat banyak lalat keluar dari arah rumah kosong miliknya. Karena curiga, ia kemudian mengecek ke dalam rumah yang pintunya dalam keadaan terbuka.
“Saat saya masuk, saya melihat ada mayat perempuan tergeletak di lantai rumah. Kondisinya sudah membengkak dan berbau,” ujar Sumarno.
Atas temuan tersebut, Sumarno segera melaporkan kejadian itu kepada Kepala Dusun IV Desa Sinar Mulyo, yang kemudian diteruskan ke Kepala Desa dan dilaporkan ke Polsek Simpang.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Simpang bersama Piket Pamapta Polres OKU Selatan serta Unit Identifikasi Sat Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan hasil identifikasi awal, korban diketahui bernama Jaroh (65), warga Desa Simpangan, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan panjang warna putih dan celana panjang warna ungu.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan awal di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Simpang untuk dilakukan pemeriksaan luar atau visum.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban diketahui telah lanjut usia dan mengalami kondisi pikun. Sebelumnya, korban sempat berpamitan kepada keluarga untuk pergi mencari buah pinang pada Jumat (12/12/2025), namun tidak kembali hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak mengarah pada tindak pidana, namun tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur yang berlaku.(Red/Hendrawan)



