SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Desa UMKM

PELATIHAN LITERASI BISNIS UMKM PERTANIAN

digital e

1. Latar Belakang

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung ekonomi daerah tropis seperti Indonesia. Namun, banyak pelaku usaha di bidang pertanian yang belum memiliki pemahaman memadai tentang konsep bisnis, pemasaran, manajemen keuangan, dan strategi digitalisasi. Hal ini menyebabkan produktivitas tidak optimal dan hasil pertanian belum mampu bersaing di pasar modern. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan literasi bisnis yang menyasar petani dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola usaha tani secara profesional dan menguntungkan.

2. Tujuan Kegiatan

– Meningkatkan pemahaman UMKM pertanian tentang konsep dasar bisnis.
– Mengenalkan produk sayur dan buah tropis yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
– Melatih peserta menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC).
– Memberikan strategi pemasaran dan digitalisasi hasil pertanian.
– Mendorong terbentuknya ekosistem usaha tani yang berkelanjutan dan modern.

3. Tema Kegiatan

“Naik Kelas dengan Bisnis Sayur dan Buah Tropis yang Menguntungkan”

4. Waktu dan Tempat

Waktu: [Tanggal dan Jam Kegiatan]
Tempat: [Lokasi Kegiatan]
Durasi: 2 Hari (8 Jam per hari)

5. Sasaran Peserta

– Petani sayur dan buah
– Pelaku UMKM agribisnis
– Pemuda tani/milenial tani
– Kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan)

KNO₃, Pupuk Kalium Nitrat yang Mampu Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas Tanaman Buah

6. Materi Pelatihan

Hari 1: Penguatan Literasi Bisnis Dasar

  1. Mindset Pengusaha Tani Modern
    2. Mengenal Business Model Canvas
    3. Studi Kasus Produk Pertanian Menguntungkan
    4. Latihan: Membuat BMC Produk Sendiri

Hari 2: Strategi Pasar dan Digitalisasi

  1. Pemetaan Pasar dan Strategi Pemasaran
    2. Branding Produk Sayur dan Buah
    3. Digitalisasi Usaha Tani (WA Bisnis, Instagram, E-commerce)
    4. Akses Permodalan dan Program Pemerintah

7. Produk Pertanian yang Diangkat

– Bayam, Kangkung, Sawi: Cepat panen (20–30 hari), mudah dibudidaya. Pasar: rumah tangga.
– Cabai Rawit: Nilai jual tinggi. Pasar: tradisional, restoran.
– Selada Hidroponik: Premium. Pasar: restoran, pasar modern.
– Tomat & Terong: Serbaguna. Pasar: dapur rumah, katering.
– Pepaya California: Produktif, manis. Pasar: ritel modern.
– Pisang Kepok & Cavendish: Stabil. Pasar: supermarket, ekspor.

8. Metode Pelatihan

– Penyampaian materi interaktif (ceramah dan diskusi)
– Simulasi studi kasus dan kerja kelompok
– Pendampingan penyusunan rencana bisnis
– Praktik promosi produk secara digital

9. Penutup

Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi titik awal penguatan kapasitas petani dan UMKM pertanian untuk naik kelas menjadi pelaku usaha yang tangguh, modern, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kami membuka kesempatan kerja sama dengan instansi pemerintah, swasta, maupun lembaga donor untuk mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Koperasi Produsen Rakyat Bumi Pesawaran Resmi Ajukan Permohonan WIUP Prioritas, Dorong Pertambangan Rakyat yang Legal dan Berkelanjutan

Hormat kami,

× Advertisement
× Advertisement