BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita mendalam atas musibah ambruknya bangunan Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, yang terjadi pada Minggu (7/9/2025).
Peristiwa memilukan itu terjadi saat berlangsungnya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, yang dihadiri puluhan jemaah.
Tragedi ini menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka, baik ringan maupun berat. Korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor. Adapun tiga korban meninggal dunia diketahui bernama Irni, Wulan, dan Yati.
Sesaat setelah kejadian, Bupati Rudy langsung mengerahkan tim gabungan dari BPBD, Dinkes, Damkar, hingga aparat kecamatan untuk melakukan proses evakuasi dan penanganan darurat. Kunjungan langsung ke lokasi dan keluarga korban dilakukan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab pemerintah daerah.

“Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para korban yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi ujian ini,” ujar Rudy Susmanto.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendampingi dan memastikan seluruh kebutuhan korban, baik medis maupun logistik, dapat terpenuhi secara maksimal. Rudy juga menginstruksikan evaluasi bangunan publik agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
“Kami akan lakukan evaluasi terhadap bangunan serupa, terutama yang digunakan untuk kegiatan masyarakat, agar aspek keselamatan menjadi prioritas,” pungkasnya.
Reporter : Odih Kodari



