SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Wisata

Cerita Rakyat : Sejarah Terbentuknya Pulau Kemaro Yang Berada di Palembang Sumatera Selatan

WhatsApp Image 2025 05 17 at 22.47.21

Pulau Kemaro adalah sebuah pulau kecil yang  terletak di tengah  Sungai Musi yang berjarak sekitar 6 km dari pusat Kota Palembang, memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan legenda cinta antara Siti Fatimah, putri Kerajaan Sriwijaya, dan Tan Bun An, seorang saudagar Tiongkok. Menurut legenda, Tan Bun An datang ke Palembang untuk berdagang dan jatuh cinta dengan Siti Fatimah. Namun, tragedi terjadi ketika Tan Bun An membuang guci-guci berisi emas yang disangka berisi sayur-sayuran, lalu keduanya tenggelam di Sungai Musi saat mencoba menyelamatkan harta tersebut.

Menurut cerita rakyat, pada zaman dahulu, hiduplah seorang putri raja Palembang bernama Siti Fatimah. Ia menikah dengan seorang pangeran asal Tiongkok bernama Tan Bun An. Setelah pernikahan mereka, Tan Bun An memutuskan untuk kembali ke Tiongkok bersama Siti Fatimah guna mengambil harta sebagai hadiah pernikahan.

Setelah beberapa waktu, mereka kembali ke Palembang dengan kapal yang sarat muatan hadiah dari negeri Tiongkok. Namun, di tengah perjalanan, Tan Bun An menemukan sebuah guci besar berisi sayuran asin (asinan). Merasa tersinggung, ia melempar guci itu ke sungai, tanpa mengetahui bahwa di dalam guci tersebut sebenarnya tersembunyi emas.

Ketika menyadari kesalahannya, Tan Bun An mencoba menyelam untuk mengambil guci tersebut, tetapi ia tenggelam dan meninggal. Siti Fatimah yang sedih kemudian mengikuti suaminya dan ikut tenggelam. Sebelum terjun ke sungai, ia meninggalkan pesan bahwa akan ada sebuah pulau di tempat mereka tenggelam.

Terbentuknya Pulau Kemarau

PBL Pantai Blimbingsari sebagai Cermin Pengelolaan Destinasi Belajar Merawat Wisata dari Lapangan

Benar saja, setelah kejadian tragis itu, muncul sebuah pulau di tengah Sungai Musi yang dikenal sebagai Pulau Kemaro. Nama “Kemarau” sendiri berasal dari kondisi pulau ini yang selalu kering dan tidak pernah tergenang air, meskipun air Sungai Musi sedang pasang.

Sejarah Pulau Kemaro

  • Pulau Kemaro sudah ada sejak era Kerajaan Sriwijaya sebagai pos penjagaan dan pernah menjadi tempat tinggal  Panglima Cheng Ho.
  • Pada PerTerbentuknya Pulau Kemarauang Palembang I dan II, pulau ini menjadi Benteng Tambak Bayo, salah satu pertahanan terkuat Kesultanan Palembang Darussalam.
  • Belanda berhasil menduduki Palembang pada tahun 1821 dan menghancurkan Benteng Tambak Bayo.

Daya Tarik Wisata

  • Pagoda Berlantai 9: ikon utama Pulau Kemaro dengan arsitektur khas Tiongkok, menawarkan pemandangan Sungai Musi yang indah.
  • Klenteng Hok Tjing Rio: klenteng tua dengan nilai spiritual bagi masyarakat Tionghoa, menampilkan arsitektur bangunan yang unik.
  • Makam Siti Fatimah dan Tan Bun An: tempat peristirahatan terakhir pasangan legendaris tersebut.
  • Pohon Cinta: simbol cinta abadi Siti Fatimah dan Tan Bun An, diyakini membawa berkah bagi pasangan yang berfoto di dekatnya.
× Advertisement
× Advertisement