SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Pemerintah

Diduga Pelayanan Publik di Desa Neglasari Buruk, Wartawan Datang Malah Diabaikan

kantor desa neglasari jasinga
Foto: Kantor Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga. Kabupaten Bogor.

Bogor – Dugaan buruknya pelayanan publik di Kantor Desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali mencuat. Kali ini, wartawan Bacobae.id yang datang untuk melakukan peliputan jurnalistik dan bagian kontrol sosial justru merasa diabaikan oleh pihak perangkat desa.

Peristiwa terjadi pada Kamis (14/8/2025) siang. Wartawan Media Bacobae.id datang ke Kantor Desa Neglasari untuk mengkonfirmasi informasi terkait program desa dan pelayanan masyarakat. Namun, kehadiran wartawan justru tidak digubris. Meski terlihat ada beberapa aparatur desa di dalam ruangan, tidak satu pun yang menyambut atau menanggapi kehadiran wartawan.

“Saya datang secara baik-baik tanamakan sikap senyum, sapa, salam dan berjabat tangan dengan salah satu perangkat desa, namun hanya dilirik dan didiamkan begitu saja sampai sekitar 30 menit,” ujar Jurnalis Bacobae.id.

“Kebetulan Pak Kades tidak ada di kantor lagi ada kegiatan pengajian akbar, sekdes juga tidak ada di kantor, kata supir ambulan atau siaga desa,” lanjutnya menceritakan.

Tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap pelayanan publik yang terbuka dan komunikatif. Padahal wartawan hadir bukan untuk mencari masalah, melainkan ingin mengangkat informasi yang bermanfaat bagi publik.

Pemdes Cikarang Bungkam saat Dikonfirmasi soal Dana Desa Rp1,08 Miliar, LSIM Banten Desak Inspektorat Audit

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Desa Neglasari belum memberikan tanggapan resmi. Namun, kejadian ini menambah daftar keluhan awak media terkait kinerja dan etika pelayanan aparatur Desa Neglasari.

Ia meminta agar pihak kecamatan atau DPMD, inspektorat segera melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap pelayanan publik di desa tersebut. (Red)

 

× Advertisement
× Advertisement