Tanggamus – Warga Kabupaten Tanggamus, khususnya di ruas jalan Suka Mara – Kuripan, dibuat geram atas proyek tambal sulam jalan yang baru selesai namun kembali rusak. Pengerjaan yang berlangsung sejak 2024–2025 ini dinilai gagal total, bahkan disebut warga seperti “sulap gagal” karena belum lama rampung sudah kembali berlubang.
Di Pekon Napal, Kecamatan Bulok, kerusakan mulai terlihat padahal baru dikerjakan Juli 2025. Warga mempertanyakan kualitas pengerjaan dan menduga adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Masyarakat mendesak Dinas BMBK Provinsi Lampung, khususnya UPTD V selaku pelaksana proyek, untuk segera menindaklanjuti dan menyelidiki dugaan kecurangan. Mereka juga meminta media dan LSM untuk mengawal agar masalah ini tidak berulang tiap tahun.
Warga menyindir keras, “Ini proyek jalan atau lomba cepat rusak?” dan menilai proyek seharusnya menjadi solusi, bukan masalah baru. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

