LEBAK – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Paja berlokasi di Desa Paja, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, kini memprihatinkan. Satu ruang kelas mengalami kerusakan serius, sementara ruang perpustakaan terbengkalai dan minim fasilitas, sehingga tak layak digunakan sebagai tempat belajar. Rabu (27/8/2025).
Kerusakan itu meliputi pintu yang tidak bisa dipakai, jendela kayu yang rapuh, hingga lantai nampak retak. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan berdampak pada kenyamanan serta efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Kepala Sekolah SDN 2 Paja, Hasanudin, S.Pd, mengaku prihatin dengan situasi tersebut. “Kondisi ruang kelas sangat memprihatinkan. Pintu sudah tidak bisa dipakai, jendela kayunya rapuh, bahkan lantai sekolah pun mulai retak-retak. Perpustakaan juga tak layak digunakan,” ungkap Hasanudin kepada Bacobae.Id.

Pintu kelas SDN 2 Paja rusak
Hasanudin menyebut pihak sekolah sudah mengajukan permohonan perbaikan ke dinas terkait. Bahkan, SDN 2 Paja sempat masuk dalam rencana perbaikan tahun 2025. Namun, karena adanya pengurangan anggaran, pelaksanaannya ditunda.
“Kami berharap di tahun 2026 usulan ini bisa terealisasi,” tambahnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah maupun dinas terkait harus segera turun tangan agar proses belajar mengajar bisa berjalan lancar.
“Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan nyaman, aman, dan kualitas pendidikan meningkat,” tegasnya.
Pendidikan adalah hak dasar setiap anak. Untuk itu, dukungan sarana dan prasarana yang memadai menjadi kunci terciptanya lingkungan belajar yang layak. Saat ini, guru, siswa, dan orang tua di SDN 2 Paja hanya bisa menunggu perhatian nyata dari pemerintah.
Reporter : Odih Kodari
