SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Desa

Pemerintah Resmi Luncurkan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Dorong Ekonomi Kerakyatan

kop merah putih.png

Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dan mempercepat kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Jakarta, 21 Juli 2025 – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM secara resmi meluncurkan program Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebuah inisiatif besar untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat paling bawah. Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai pejabat negara, pemangku kepentingan koperasi, serta perwakilan masyarakat dari seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM dalam pidatonya menekankan bahwa koperasi adalah model ekonomi yang paling sesuai dengan nilai-nilai gotong royong dan kemandirian bangsa. “Melalui koperasi, kita tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan distribusi kesejahteraan yang lebih adil dan merata,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Kelebihan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Program ini tidak sekadar membentuk kelembagaan baru, namun juga memperkuat peran koperasi dalam pembangunan nasional. Berikut beberapa kelebihan koperasi yang menjadi alasan utama pemerintah mendorong pengembangannya:

Catat Tanggalnya! Puskesmas Cipanas Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Desa Talagahiang

1. Berbasis Keanggotaan

Koperasi dikelola dan dimiliki oleh anggotanya. Ini menjamin partisipasi langsung masyarakat dalam pengambilan keputusan dan hasil usaha.

2. Distribusi Keuntungan yang Adil

Laba koperasi dibagi berdasarkan kontribusi dan partisipasi anggota, bukan berdasarkan jumlah modal. Hal ini mendorong keadilan ekonomi.

3. Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Desa

Program Ketahanan Pangan Rp195,6 Juta di Desa Neglasari Dikelola KDMP, Kades Paparkan Dasar Perencanaan hingga Realisasi

Koperasi desa atau kelurahan berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menyerap tenaga kerja dan memberdayakan UMKM di wilayah masing-masing.

4. Tahan Krisis

Berbeda dengan korporasi kapitalis, koperasi cenderung lebih stabil dalam menghadapi krisis ekonomi karena orientasinya yang berbasis kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata keuntungan.

5. Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Dengan model yang inklusif dan berorientasi sosial, koperasi secara alami mendukung pengurangan kemiskinan, kesetaraan gender, dan pembangunan ekonomi yang inklusif.

Polda Lampung Berhasil Ungkap 75 Kasus Street Crime dalam 19 Hari, 95 Tersangka Diamankan

Langkah Strategis Pemerintah

Program Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari strategi besar reformasi kelembagaan koperasi di Indonesia. Selain pembentukan koperasi baru, pemerintah juga akan memberikan:

  • Pendampingan Manajerial dan Teknologi
  • Akses Permodalan melalui LPDB dan BUMN
  • Pelatihan Digitalisasi dan Tata Kelola Usaha
  • Konektivitas dengan pasar nasional dan internasional

Peluncuran program ini disambut antusias oleh masyarakat. Diharapkan, dengan tumbuhnya koperasi di desa dan kelurahan, pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan menyebar merata hingga pelosok negeri.

× Advertisement
× Advertisement