SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Pemerintah Politik

Jembatan Kuning Cisimeut Membahayakan, DPRD Lebak Desak Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan Total

jembatan kuning cisimeut dan anggota dprd lebak haji karim
Kondisi jembatan kuning di Ds.Cisimeut, Kec.Leuwidamar, Kab.Lebak dan anggota DPRD Lebak, F-NasDem, H.Karim. (kolase foto)

LEBAK – Kondisi Jembatan Kuning yang berada di ruas Jalan Raya Ciboleger, Desa Cisimeut, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, saat ini tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, jembatan yang telah berusia lebih dari 25 tahun tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan struktural, sempit, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan 3, H. Karim, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberadaan infrastruktur itu sangat krusial karena menjadi akses utama menuju kawasan wisata unggulan Desa Adat Baduy.

“Jembatan ini sudah tua, sempit, dan sangat rawan. Bila terus dibiarkan tanpa perbaikan, tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga menghambat geliat pariwisata serta perekonomian masyarakat,” tegas H. Karim, Jumat (3/10/2025).

Ketua LSIM Banten Apresiasi DPRD Kabupaten Tangerang Raih Zero Temuan Dua Tahun Berturut-turut

Lebih lanjut, Karim menjelaskan bahwa Jembatan Kuning bukan hanya menjadi jalur wisatawan, tetapi juga digunakan masyarakat sebagai akses distribusi hasil pertanian, logistik, dan kebutuhan pokok.

Menurutnya, kondisi jembatan sangat berisiko, terlebih saat musim hujan yang dapat meningkatkan debit air sungai dan menyebabkan erosi atau longsor.

DPRD Kabupaten Lebak, melalui Fraksi NasDem, mendesak agar Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak bersama Pemerintah Provinsi Banten segera melakukan kajian teknis dan penganggaran untuk pembangunan jembatan baru.

“Kami mendesak agar segera dilakukan peninjauan langsung dan kajian teknis menyeluruh. Perbaikan tidak cukup tambal-sulam, harus total, termasuk pelebaran jembatan agar mampu dilalui kendaraan besar seperti bus pariwisata dan truk distribusi,” kata Karim.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan mendorong agar proyek perbaikan jembatan ini masuk dalam skala prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026, mengingat urgensinya terhadap keselamatan dan pembangunan sektor pariwisata Lebak.

Pemkab Tangerang Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut

Sementara itu, masyarakat sekitar berharap pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan baru sebagai bagian dari penguatan infrastruktur penunjang sektor wisata dan ekonomi daerah.

Keberadaan Jembatan Kuning yang representatif dinilai akan sangat mendukung kelancaran kunjungan ke wilayah Baduy dan membuka akses lebih luas untuk aktivitas ekonomi warga.

Pemerintah Kabupaten Lebak menyampaikan akan melakukan koordinasi lintas sektor dan menyampaikan hasil aspirasi ini ke Pemerintah Provinsi Banten untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Reporter : Odih 

Pemdes Cikarang Bungkam saat Dikonfirmasi soal Dana Desa Rp1,08 Miliar, LSIM Banten Desak Inspektorat Audit
× Advertisement
× Advertisement