SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Lifestyle Pemerintah

Ribuan Masyarakat Adat Hadiri Perayaan HIMAS 2025 di Kasepuhan Guradog Lebak Banten

himas 2025 di kasepuhan adat desa guradog lebak banten
Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) 2025 di Kasepuhan Adat Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Foto: Odih Kodari / Bacobae.id

LEBAK – Ribuan masyarakat adat dari berbagai daerah di Indonesia dan masyarakat adat dari berbagai negara, menghadiri puncak perayaan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) di Kasepuhan Guradog, Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (9/8/2025).

Peringatan HIMAS Tahun 2025 mengusung tema “Memperkuat Hak Untuk Menentukan Nasib Sendiri: Jalan Menuju Kedaulatan Pangan”.

Perayaan diawali pawai ritual menggunakan pakaian adat masing-masing daerah menuju panggung utama, diiringi kebudayaan kasepuhan Guradog serta pengukuhan jurnalis masyarakat adat Nusantara dan advokat masyarakat adat Nusantara.

Ketua Pelaksana HIMAS 2025, Lastron Banten P. Sinurat mengatakan, perayaan HIMAS di Kasepuhan Guradog dihadiri sekitar 1.300 orang yang berasal dari komunitas masyarakat adat Banten Kidul, perempuan adat dari tujuh region, jurnalis masyarakat adat, organisasi sayap Aliansi Masyarakat Adat Nusantara atau AMAN yaitu barisan pemuda adat, perempuan AMAN dan perempuan penggerak masyarakat adat Nusantara juga perwakilan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan daerah.

“Dengan kehadiran semua saat ini semoga menambah semangat masyarakat adat agar kita teguh mempertahankan wilayah adat demi menjaga masyarakat adat yang berdaulat mandiri, dan bermartabat,” kata Sinurat.

Komentar TikTok soal Polemik SDN 2 Malangsari Jadi Sorotan, LSIM Banten Minta Dasar Pernyataan Dijelaskan

Sementara Kasepuhan Adat Desa Guradog, H.Rahmat mengatakan masyarakat adat Guradog akan tetap menjaga amanah dari para leluhurnya yaitu menjaga tanah adatnya agar tetap lestari.

“Ucapan terima kasih kami kepada semuanya karena telah diselenggarakan HIMAS di Masyarakat adat Guradog. Kami akan tetap menjaga amanah dari leluhur kami menjaga kebudayaan dan tanah leluhur,” ujar H. Rahmat.

Menurut H.Rahmat, masyarakat adat sudah diajarkan untuk menjaga kedaulatan pangan dari leluhur mereka. Tinggal digerakan pemerintah terkait dengan program ketahanan pangan yang berdaulat kepada masyarakat adat.

“Saya juga meminta kepada pemerintah untuk segera sahkan Undang-undang Masyarakat Adat,” katanya. (Odih Kodari)

 

Klarifikasi Iuran Kenaikan Kelas dan Perpisahan, Kepala SDN 2 Malangsari Minta Berita Dihapus

× Advertisement
× Advertisement