SCROLL TO CONTINUE : BACOBAE
Pemerintah

Ketua LSIM Banten Apresiasi DPRD Kabupaten Tangerang Raih Zero Temuan Dua Tahun Berturut-turut

Ketua DPW LSIM Banten Komeng Abdul Rohman mengapresiasi DPRD Kabupaten Tangerang yang meraih predikat zero temuan BPK selama dua tahun berturut-turut.
Caption: Ketua DPW Laporan Sumber Informasi Masyarakat (LSIM) Banten, Komeng Abdul Rohman. (Foto: Dok.Bacobae)

KAB. TANGERANG – Keberhasilan DPRD Kabupaten Tangerang meraih predikat zero temuan dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten selama dua tahun berturut-turut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Ketua DPW Laporan Sumber Informasi Masyarakat (LSIM) Banten, Komeng Abdul Rohman, menilai capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa tata kelola administrasi dan keuangan di lingkungan DPRD Kabupaten Tangerang berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Menurut Komeng, hasil pemeriksaan BPK yang menunjukkan tidak adanya temuan merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena tidak mudah diraih dan membutuhkan komitmen kuat dari seluruh unsur lembaga.

“Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Predikat zero temuan selama dua tahun berturut-turut menunjukkan adanya keseriusan dalam membangun tata kelola keuangan yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Komeng Abdul Rohman, kepada wartawan Rabu (3/6/2026).

Ia mengatakan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi antara pimpinan DPRD, anggota dewan, Sekretariat DPRD, Inspektorat, hingga pengawasan yang dilakukan BPK RI Perwakilan Banten.

Pemkab Tangerang Raih Opini WTP 18 Kali Berturut-turut

Komeng menilai langkah DPRD Kabupaten Tangerang yang menerapkan sistem transaksi non-tunai dan memperkuat pengawasan administrasi merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola keuangan yang patut dicontoh oleh lembaga publik lainnya.

“Pemanfaatan sistem digital, pembayaran non-tunai, serta penguatan verifikasi administrasi merupakan langkah yang tepat untuk meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam penggunaan anggaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi tahunan, tetapi juga menjadi budaya kerja yang terus dipertahankan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan institusi yang mampu mengelola anggaran secara transparan karena setiap rupiah yang digunakan berasal dari uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Yang terpenting bukan hanya meraih predikatnya, tetapi bagaimana komitmen menjaga integritas dan konsistensi itu terus berjalan. Ketika pengelolaan anggaran dilakukan secara baik, maka kepercayaan publik terhadap lembaga juga akan semakin meningkat,” tuturnya.

Pemdes Cikarang Bungkam saat Dikonfirmasi soal Dana Desa Rp1,08 Miliar, LSIM Banten Desak Inspektorat Audit

Komeng juga mengapresiasi target DPRD Kabupaten Tangerang untuk mempertahankan predikat zero temuan dalam beberapa tahun ke depan. Ia berharap semangat perbaikan dan kepatuhan terhadap regulasi terus menjadi perhatian seluruh jajaran DPRD dan Sekretariat DPRD.

“DPRD Kabupaten Tangerang telah menunjukkan contoh yang baik. Mudah-mudahan capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi seluruh penyelenggara pemerintahan untuk menghadirkan tata kelola yang bersih, profesional, dan akuntabel,” pungkasnya.

Reporter: Odih Kodari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement